News

GRANDCHAMPION LIGA AAFI JAWA TENGAH 2021

Image

Grand Champions AAFI JATENG 2021 Siap bergulir

KEBUMEN- Kompetisi lanjutan Liga AAFI Regional di Jawa tengah akan digelar yakni Grand Champions AAFI Jawa Tengah tahun 2021 di Purwokerto, 20-21 November 2021. 

Acara yang digelar selama 2 hari tersebut merupakan kegiatan yang sangat dinanti oleh pecinta futsal khususnya yang telah menyelesaikan dan menjuarai di Regional di Jawa Tengah selama 2 musim penuh. 


Ketua AAFI Wilayah Jateng, Muhamad Mahfudin mengatakan bahwa Grand Champions AAFI diadakan menyusul digelarkan liga AAFI 3 regional di Jawa tengah yakni AAFI Kebumen,AAFI Jateng 3 dan AAFI Plat G.  "Kompetisi ini menjadi program perdana kami karena di Jawa tengah sudah ada 1 Regional lebih sehingga kita perlu memberikan jam terbang dan wadah silaturahmi antar regional diwilayah ini" ujar pria asal Kebumen  itu. 


Mahfudin menjelaskan, peserta grand champions ini merupakan juara dan peringkat 2 disetiap Regional. Mereka adalah Walet Muda dan Ais Penajung dari Kebumen, Vamos Banjarnegara dan Hawk Warrior Purbalingga dari Jateng 3 serta Corner FA dan Comal FA dari Plat G. "Setelah menyesaikan kompetisi di regional juara dan runner up mempunyai kesempatan untuk mewakili di level provinsi/grand champions wilayah yang akan dilaksanakan di Score Futsal Stadium Dukuhwaluh Purwokerto" Jelasnya. 


Pelaksanaan Grand Champions menggunakan sistem setengah kompetisi atau grup yakni Grup A terdiri dari Hawk Warrior Purbalingga, Comal FA Pemalang dan Vamos FA Banjarnegara serta grup B diisi oleh Corner FA Pemalang, AIS Penajung FA Kebumen dan Walet Muda FA Kebumen. "Setelah penyisihan grup, juara dan runner up akan lolos ke final four pada hari Minggu, 21 Nop"

 tuturnya. 



Salah satu pengurus AFP Jateng, Torieq Farhan mengapresiasi kegiatan pembinaan ini. "Kami sangat dan pasti mendukung kegiatan ini, dan saya berharap semua kabupaten di Jawa tengah bisa menggelar kegiatan Kompetisi pembinaan AAFI" tuturnya.


Mahfudin berharap kegiatan bisa terlaksana dengan baik tanpa penonton dan pastinya menjadi wadah berkembang pemain dan pelatih yang ikut kompetisi ini serta membawa kemajuan futsal Jawa tengah dan Indonesia.